Charles Honoris Dorong BGN Terapkan Dapur MBG Berbasis Sekolah
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah sistem penyediaan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengusulkan penggunaan dapur MBG berbasis sekolah.

Menurut Charles, sistem tersebut dapat menjadi alternatif dari dapur tersentralisasi. Selain itu, perubahan dinilai penting untuk meningkatkan keamanan makanan yang diterima siswa.

Charles menyampaikan usulan itu dalam rapat bersama Kepala BGN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Dapur MBG Berbasis Sekolah Dinilai Lebih Aman

Charles menyoroti kasus keracunan yang terjadi selama pelaksanaan MBG. Berdasarkan data per 2 September 2026 yang ia sampaikan, tercatat 50.059 korban dari 460 kejadian keracunan. Kasus tersebut tersebar di 36 provinsi dan 245 kabupaten/kota.

Oleh karena itu, Charles menilai evaluasi sistem perlu dilakukan. Menurutnya, persoalan tersebut tidak lagi dapat dianggap sebagai kejadian terisolasi.

Selanjutnya, dapur berbasis sekolah dinilai dapat memperpendek waktu distribusi. Makanan bisa dimasak lebih dekat dengan siswa dan segera dikonsumsi.

Hal tersebut penting untuk menjaga keamanan pangan. Sebab, makanan yang terlalu lama berada pada suhu ruang dapat menghadapi peningkatan risiko pertumbuhan bakteri.

Waktu Penyajian Makanan Jadi Sorotan

Charles juga menyoroti batas waktu antara proses memasak dan konsumsi. Menurutnya, BGN telah menetapkan makanan harus dikonsumsi maksimal empat jam setelah dimasak.

Karena itu, pengendalian suhu makanan menjadi hal penting. Sistem dapur sekolah dinilai dapat membantu memperpendek proses distribusi.

Selain itu, sekolah dapat mengawasi makanan dengan lebih dekat. Dengan demikian, kualitas makanan yang diberikan kepada siswa diharapkan lebih mudah dikontrol.

Berpotensi Menggerakkan Ekonomi Lokal

Tidak hanya soal keamanan pangan, Charles menilai sistem ini juga berpotensi membantu ekonomi lokal. Sekolah dapat memperoleh bahan pangan dari pemasok di wilayah sekitar.

Misalnya, kebutuhan makanan bisa dipenuhi melalui pasar lokal, peternak, atau pemasok setempat. Dengan cara tersebut, perputaran ekonomi di sekitar sekolah berpotensi meningkat.

Sementara itu, Charles juga menyinggung nasib Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi. Jika sistem dialihkan, ia mengusulkan pemerintah memberikan kompensasi atas investasi dapur yang sudah berjalan.

Usulan dapur MBG berbasis sekolah ini bukan pertama kali disampaikan Charles. Pada Juni 2026, ia juga mendorong transformasi dari dapur SPPG terpusat menuju school-based kitchen. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mengurangi biaya distribusi sekaligus memperkuat pengawasan kualitas makanan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Ilmuwan Ungkap Strategi Manusia Bertahan Hidup Jika Matahari Berhenti Bersinar
0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Apa yang terjadi jika Matahari tiba-tiba berhenti bersinar? Pertanyaan ekstrem tersebut menjadi bahan pembahasan menarik dalam dunia sains.

Tanpa sinar Matahari, kehidupan di permukaan Bumi akan menghadapi perubahan besar. Suhu akan turun dan fotosintesis berhenti. Akibatnya, rantai makanan juga akan terganggu.

Namun, bukan berarti seluruh kehidupan langsung menghilang. Beberapa organisme memiliki peluang bertahan jauh lebih lama. Selain itu, teknologi dapat membuka peluang bagi manusia.

Bumi Akan Menjadi Sangat Dingin

Matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan di permukaan Bumi. Oleh karena itu, hilangnya cahaya Matahari akan memberikan dampak besar.

Dalam hitungan hari, suhu permukaan akan turun dengan cepat. Selanjutnya, lapisan atas lautan akan mulai membeku.

Meski demikian, seluruh lautan tidak langsung berubah menjadi es. Lapisan es di permukaan justru dapat bertindak sebagai isolator. Dengan demikian, air di bagian dalam dapat tetap cair untuk waktu yang sangat lama.

Selain itu, Bumi masih mempunyai sumber panas dari bagian dalam planet.

Manusia Bertahan Tanpa Matahari dengan Energi Alternatif

Salah satu kemungkinan untuk bertahan adalah membangun habitat tertutup. Habitat tersebut dapat ditempatkan di bawah tanah.

Selanjutnya, manusia membutuhkan sumber energi yang tidak bergantung pada sinar Matahari. Energi panas bumi menjadi salah satu pilihannya.

Energi nuklir juga dapat digunakan untuk menyediakan listrik dan panas. Dengan teknologi tersebut, suhu habitat dapat dipertahankan pada tingkat yang memungkinkan manusia hidup.

Para ilmuwan sebelumnya juga menyebut habitat bertenaga nuklir atau panas bumi sebagai kemungkinan untuk bertahan dalam skenario tanpa sinar Matahari.

Masalah Makanan Menjadi Tantangan Besar

Namun, energi bukan satu-satunya masalah. Manusia juga harus menemukan cara untuk menghasilkan makanan.

Tanpa cahaya Matahari, fotosintesis alami akan berhenti. Sebagian besar tumbuhan kemudian akan mati karena kehilangan sumber energi.

Oleh sebab itu, produksi makanan harus dilakukan secara buatan. Pertanian dalam ruangan dengan pencahayaan buatan menjadi salah satu konsep yang dapat digunakan.

Selain itu, sistem tersebut membutuhkan listrik dalam jumlah besar. Sumber energi yang stabil pun menjadi sangat penting.

Kehidupan Masih Bisa Bertahan

Menariknya, beberapa bentuk kehidupan tidak sepenuhnya bergantung pada Matahari. Mikroorganisme di sekitar ventilasi hidrotermal laut dalam dapat memperoleh energi dari proses kimia dan panas Bumi.

Karena itu, kehidupan sederhana berpotensi bertahan lebih lama dibandingkan kehidupan di permukaan.

Meski terdengar mengkhawatirkan, skenario ini bersifat hipotetis. Matahari tidak diperkirakan tiba-tiba berhenti bersinar seperti lampu yang dimatikan.

Namun, pembahasan tersebut menunjukkan kemampuan sains dalam mempelajari batas ketahanan kehidupan. Pada saat yang sama, penelitian semacam ini membantu ilmuwan memahami pentingnya energi bagi kehidupan di Bumi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Temuan Baru Ungkap Planet Mirip Bumi Bisa Terbentuk Jauh Lebih Awal
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Temuan baru mengubah pemahaman ilmuwan tentang awal pembentukan planet. Planet berbatu seperti Bumi ternyata bisa mulai terbentuk jauh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Penelitian dari University of Portsmouth menggunakan simulasi untuk mempelajari alam semesta awal. Hasilnya menunjukkan kondisi pembentukan planet mungkin sudah tersedia sekitar 100 juta tahun setelah Big Bang.

Sebelumnya, pembentukan dunia berbatu dianggap membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang. Salah satu alasannya adalah keterbatasan unsur berat pada alam semesta muda.

Namun, penelitian terbaru memberikan gambaran berbeda.

Bintang Pertama Punya Peran Penting

Para peneliti mempelajari peran bintang generasi pertama atau Population III. Bintang tersebut diperkirakan memiliki massa sangat besar.

Setelah kehabisan bahan bakar, sebagian bintang itu meledak sebagai supernova. Ledakan tersebut kemudian menyebarkan berbagai unsur berat ke ruang angkasa.

Selain itu, material seperti karbon, oksigen dan besi ikut tersebar. Unsur-unsur tersebut sangat penting dalam pembentukan planet berbatu.

Salah satu jenis ledakan yang diteliti adalah pair-instability supernova. Ledakan ini dapat menghasilkan unsur berat dalam jumlah sangat besar.

Selanjutnya, material tersebut dapat berkumpul di sekitar bintang muda. Dari sinilah piringan pembentuk planet berpotensi muncul.

Material untuk Membentuk Planet Mirip Bumi

Dalam simulasi, ilmuwan menemukan sebuah piringan di sekitar bintang. Massa bintang tersebut sekitar 70 persen dari massa Matahari.

Menariknya, piringan itu memiliki material padat yang cukup besar. Jumlahnya bahkan berpotensi menghasilkan beberapa massa Bumi.

Selain material padat, para peneliti menemukan keberadaan air dalam simulasi tersebut. Temuan ini menarik karena air merupakan salah satu unsur penting dalam pembahasan mengenai kelayakhunian planet.

Namun, keberadaan air tidak otomatis membuktikan adanya kehidupan. Temuan tersebut hanya menunjukkan bahwa beberapa bahan penting dapat tersedia sejak masa sangat awal.

Mengubah Pemahaman tentang Alam Semesta Awal

Menurut Daniel Whalen dari University of Portsmouth, hasil penelitian menunjukkan cikal bakal planet terestrial mungkin muncul sekitar 100 juta tahun setelah Big Bang.

Dengan demikian, alam semesta muda mungkin mampu membentuk dunia berbatu lebih cepat dari dugaan sebelumnya.

Temuan ini juga membuka pertanyaan baru bagi astronom. Jika planet dapat terbentuk begitu dini, dunia dengan kondisi yang berpotensi layak huni mungkin juga muncul lebih awal dalam sejarah kosmik.

Meski demikian, hasil penelitian berbasis simulasi ini bukan bukti bahwa planet layak huni benar-benar sudah ada pada masa tersebut. Sebaliknya, penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi untuk pembentukan planet dapat muncul jauh lebih dini daripada yang selama ini diperkirakan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d slot gacor situs slot gacor vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto slot gacor karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor apk slot slot slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor